ROKAN HILIR - Kegiatan normalisasi parit di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, tahun anggaran 2025 menuai kritik dari masyarakat setempat karena diduga dikerjakan asal-asalan.
Warga mengeluhkan adanya perbedaan kualitas hasil pengerjaan proyek normalisasi tersebut. Mereka menyoroti adanya perbedaan signifikan dalam pengerjaan, di mana bagian depan terlihat bagus, sementara pengerjaan pada 200 meter ke dalam dinilai tidak maksimal.
Hal ini menimbulkan persepsi bahwa pekerjaan dilakukan secara asal-asalan atau terkesan asal jadi untuk memenuhi tampilan luar saja.
Proyek normalisasi yang "asal jadi" ini justru akan berisiko menimbulkan bencana banjir, mengkhianati harapan warga untuk dapat bernapas lega dari ancaman tersebut.
Terkait hal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rokan Hilir maupun kontraktor pelaksana kegiatan belum memberikan tanggapan. (rz)

